Kamis, 24 Desember 2009

Perilaku Kritis Adanya Pengaruh Perubahan Sosial Budaya

Perilaku Kritis Adanya Pengaruh Perubahan Sosial Budaya
Penerimaan masyarakat pada perubahan sosial budaya dilihat dari perubahan sikap masyarakat yang bersangkutan. Jika perubahan sosial budaya tersebut tidak memengaruhi keberadaan nilai dan norma yang sudah ada di masyarakat maka sikap masyarakat akan positif. Namun, jika perubahan sosial budaya tersebut menyimpang atau memengaruhi nilai dan norma yang benar maka sikap masyarakat akan negatif.


Perhatikan peta konsep di bawah ini.

Sikap terbuka diartikan dengan menerima segala pengaruh yang masuk dengan mengamati dan menyeleksi, tidak serta merta menerima. Tidak berprasangka buruk pada pengaruh yang masuk dan perubahan yang ada. Menurut Levy-Bruhl bahwa pada masyarakat modern lebih cenderung bersikap terbuka terhadap perubahan yang terjadi di masyarakat.

Antisipatif adalah sikap tanggap terhadap sesuatu yang sedang atau akan terjadi. Antisipatif merupakan kelanjutan dari sikap terbuka. Sikap antisipatif dapat dilakukan dimulai dengan mengamati dan meneliti pengaruh suatu perubahan sosial atau budaya, dan hasilnya dijadikan pedoman alam menentukan tindakan.

Selektif berarti melalui seleksi atau penyaringan dan mempunyai daya pilih. Selektif yaitu memilih pengaruh perubahan manakah yang dapat memberikan manfaat besar dan membuang jauh-jauh pengaruh yang tidak bermanfaat.

Adaptif adalah penyesuaian diri dengan pengaruh yang telah dipilih atau diseleksi. Terlambat dalam adaptasi kemungkinan bisa membuata seseorang ketinggalan perkembangan.

Tidak meninggalkan budaya asli maksudnya adalah jangan sampai perubahan dan pengaruh yang masuk akan menghilangkan budaya atau kebiasaan positif yang ada di masyarakat. Misalnya dengan adanya HP, diharapkan tidak menghilangkan kebiasaan komunikasi dan interakasi antar individu secara langsung.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar